Krisna Gupta

Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.

Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.

Bagaimana cara ekonom berpikir:membuat sebuah Model Ekonomi Sederhana
Bagaimana cara ekonom berpikir:membuat sebuah Model Ekonomi Sederhana

Semakin maraknya pembicaraan soal swasembada dan anti-impor semakin kuat aja. Terakhir yang saya sering baca adalah soal impor paksa sapi dan lebih serem lagi, soal deklarasi tidak akan impor pangan. Ntah bagaimana cara pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian, yang mana merupakan satu-satunya cara agar bisa memenuhi kebutuhan pangan domestik tanpa impor. Tapi sepertinya sih ketika harga terlihat mulai naik, kemungkinan besar impor bakal tetap dibuka.

Jan 27, 2025

Mengecek data tingkat pengangguran terbuka BPS

Beberapa waktu yang lalu, saya dan mas Anton diundang tim Indah G Show ngobrol-ngobrol di platform tersebut. Di situ sih kami ngobrol-ngobrolnya santai ya dan mostly spontan karena impromptu. Sayangnya, di event ngobrol santai / spontan gini, seringkali saya tidak begitu hapal data, dan kesempatan untuk ngecek data tentu saja tidak ada atau setidaknya akan merusak momen gitu, agak beda dengan ngobrol di twitter yang tidak langsung / tidak tatap muka.

Jan 18, 2025

Probability Theory

Jan 14, 2025

Tentang PPN

Saya belum lama ini menyelesaikan draft press release dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang secara umum batal naik ke 12%. Konten press release tersebut dapat dilihat di media, salah satunya adalah Liputan 6. Tulisan di blog ini bermaksud mengelaborasi beberapa poin yang saya sampaikan pada siaran pers tersebut.

Jan 6, 2025

Industri Padat Karya dan Kondisi Tenaga Kerja di Indonesia

Des 27, 2024

Neraca perdagangan yang berkelanjutan

Des 3, 2024

Jakarta menuju kota global vs Singapura

Nov 29, 2024

Mengecek deflasi 5 bulan berturut-turut di Indonesia

di Indonesia belakangan ini sedang ramai tentang deflasi 5 bulan berturut-turut. Beberapa pihak seperti INDEF mengatakan bahwa ini merupakan hal yang menandakan daya beli kelas menengah yang berkurang. Tapi Menteri Keuangan Sri Mulyani merasa bahwa hal tersebut bukan menjadi permasalahan serius karena saat ini core inflation (inflasi inti) month-to-month masih tumbuh positif. Inflasi inti adalah inflasi yang tidak memperhitungkan harga bahan pangan dan energi, yang seringkali volatil.

Okt 5, 2024

Services, manufacturing and the Indonesian third unbundling

Sep 24, 2024

Jumlah kelas menengah Indonesia turun: sebuah alarm tanda bahaya?

Saya diundang oleh The Conversation Indonesia untuk membicarakan tentang tren penurunan kelas menengah. Kami membahas tentang kenapa hal ini terjadi dan seberapa signifikan implikasinya untuk ekonomi Indonesia. Saya pribadi merasa tren penurunan kelas menengah harus menjadi alarm bagi kita semua hehe

Sep 18, 2024