
Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.
Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.
Saya barusan aja beres baca buku How the World Become Rich: the Historical Origins of Economic Growth. Buku ini ditulis oleh dua economic historian yang sangat mumpuni di …
Economic transformation into more manufacturing-based growth is still in the appetite of Indonesian policy makers. According to its latest development plans, Indonesia plans to …
I join Ronald and Louisa in discussion about the possibility of Small and Medium Enterprise in Indonesia to use digitalization to join Global Value Chain.
Dalam kesempatan ini, saya sharing dengan para analis kebijakan dari Kemenko Perekonomian tentang proses penulisan dan isi dari paper terakhir saya.
Perbincangan tentang peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan anti impor sudah sering bergaung di kalangan pejabat publik. Bahkan, belakangan ini rasanya perbincangan ini …
(update 7 April 2022: nambah no. 8 di tabel 1) Pendahuluan Beberapa hari ini pemerintah sedang dihebohkan dengan naiknya harga minyak goreng. Pemerintah berusaha agar harga minyak …
Apakah naiknya harga komoditas internasional akan berpengaruh besar pada harga sembako? Bisa jadi ya. Di acara ig live dengan merdeka beberapa waktu lalu, saya sempat menjelaskan …
Tadi pagi nonton acara youtube “Ngobrol Tempo” di Youtube. Acaranya diisi oleh para pejabat Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Gabel, asosiasi produsen produk …