Krisna Gupta

Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.

Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.

Apakah Blackwidow V3 Mini Hyperspeed bagus? Mencoba versi yellow switch!

Pada postingan saya yang lalu, saya nulis tentang perpindahan saya ke keyboard mekanik untuk pertama kalinya. Keyboard non mekanik saya terakhir adalah Logitech MX Keys yang saya beli dalam rangka work from home. Di situ juga saya tulis perjalanan saya sampai pada nyobain Razer Huntsman, sebuah keyboard mekanik tapi sebenernya optikal.

Jul 5, 2021

Persatuan Pelajar Indonesia: untuk apa?

Twitter saat ini sedang ramai gara-gara postingan BEM UI yang ini: JOKOWI: THE KING OF LIP SERVICE pic.twitter.com/EVkE1Fp7vz โ€” BEM UI (@BEMUI_Official) June 26, 2021 Diantara replies-repliesnya, ada beberapa yang menarik, yang intinya mempertanyakan legitimasi BEM UI dalam mewakili seluruh aspirasi mahasiswa Universitas Indonesia. Beberapa juga berkata bahwa BEM UI sebaiknya jangan dijadikan alat politik. Bahkan ada yang menyerang ketuanya dan mempermasalahkan bahwa ketua BEM UI adalah bagian dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Jun 27, 2021

Kenapa gula mahal? Melihat lebih dekat peraturan quota dan bagaimana 'Neraca Komoditas' akan mengubahnya

Harga gula Gula adalah salah satu komoditas paling penting di Indonesia. Konsumsi gula sangat Indonesia sangat tinggi. Pada 2018 saja, Indonesia mengonsumsi 26.34 kg per penduduk, jauh lebih tinggi daripada India, Vietnam dan Filipina1. Hal ini bahkan terjadi di saat harga gula domestik jauh lebih tinggi daripada harga internasional1.

Jun 27, 2021

The Heterogenous Impact of Tariff and NTM on Total Factor Productivity of Indonesian Firms

Jun 25, 2021

Mencermati Stimulus Kebijakan Program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) di Tengah Krisis Pandemi COVID-19
Mencermati Stimulus Kebijakan Program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) di Tengah Krisis Pandemi COVID-19

Komisi ekonomi PPID mencermati program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) di 2020 dan 2021, serta melihat beberapa permasalahan yang ada.

Mei 1, 2021

Catatan mengenai kuliah umum Professor Keyu Jin berjudul:

Akhirnya saya punya waktu luang untuk menonton kuliah umum yang dibawakan oleh Profesor Keyu Jin from LSE. Beliau bercerita tentang tekno-nasionalisme dan mendiskusikan tentang apakah hal tersebut baik atau tidak. Diskusi ia mulai dengan menjelaskan perbedaan antara tech giants dengan manufaktur konvensional pada umumnya.

Apr 26, 2021

Kondisi perekonomian di masa COVID-19
Kondisi perekonomian di masa COVID-19

Saya diundang oleh kolega saya Bu Evi dari Universitas Sebelas Maret untuk memberikan sedikit pemaparan terhadap kondisi perekonomian di Indonesia kepada mahasiswa magister ekonomi di Universitas Sebelas Maret. Sungguh sebuah kehormatan dapat berbagi panggung dengan Bapak Lukman Hakim, PhD.

Apr 8, 2021

Kondisi perekonomian di masa COVID-19

Kondisi perekonomian di masa COVID-19 Kuliah Tamu Makroekonomi MESP Universitas Sebelas Maret Krisna Gupta 8 April 2020 krisna.or.id Siapa saya? ๐Ÿ‘€ Mahasiswa doktoral di Crawford School of Public Policy, Australian National University dengan didanai beasiswa Australia Awards.

Mar 28, 2021

Restrictive regulations on foreign trade may hurt economy

Me and my colleague Deasy Pane of Bappenas look at how the follow-up regulation from Job Creation Law may restrict trade a great deal. In turn, this has the potential to distort the economy further with more red tape instead of less (paywalled)

Mar 12, 2021

Ekspor sebagai strategi economic recovery pasca COVID-19
Ekspor sebagai strategi economic recovery pasca COVID-19

Saya mencoba memaparkan kemungkinan _economic recovery_ melalui ekspor. Sering dengan meningkatnya harga komoditi saat ini, ekspor bisa jadi peluang yang baik. Dilemma-nya adalah adanya larangan ekspor barang tambang demi nilai tambah dalam negeri.

Feb 27, 2021