Krisna Gupta

Nama saya Krisna, sering dipanggil juga Imed. Saya adalah Tenaga Ahli Madya di Dewan Ekonomi Nasional. Riset saya tentang dampak kebijakan perdagangan dan investasi terhadap pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Saya menggunakan metode persamaan linear struktural seperti GTAP, tapi juga menggunakan berbagai teknik ekonometrika seperti gravity models.

Saya saat ini mengajar Program Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Saya juga adalah mitra senior di Center for Indonesian Policy Studies. Saya cukup aktif berkontribusi menulis di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, dan East Asia Forum.

Jokowi resah tabungan mengendap Rp 690 triliun di bank, betulkah masyarakat yang harus belanja?

Mar 2, 2023

The Importance of Trade For MSEs in The Indonesian F&B Sector.

Jan 30, 2023

Perkembangan FDI terbaru: Indonesia dan kawasan

Indonesia dikejutkan pada suatu hari libur dengan diterbitkannya Perpu Cipta Kerja sebagai pengganti UU yang saat ini tengah diperdebatkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sepertinya ini diakibatkan oleh kekhawatiran pemerintah akan investasi asing. Argumennya adalah, dengan UU CK yang masih diperdebatkan oleh MK mengakibatkan ketidak pastian bagi investor. Hal ini ditambah lagi dengan masuknya tahun politik, yang membuat perkembangan UU CK, yang sekarang bolanya sedang di Pemerintah, jadi serba tidak pasti.

Jan 7, 2023

GVC, transformasi struktural, dan implikasi kebijakan untuk industri makanan dan minuman di Indonesia

Saya diundang untuk memberi materi pemantik diskusi pada FGD yang diadakan oleh Bappenas tentang bagaimana mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia.

Nov 14, 2022

3 Tahun Jokowi-Ma’ruf: Jalan Terjal Pulihkan Ekonomi

Okt 31, 2022

Perdagangan untuk Pemulihan Ekonomi: Kebijakan Impor untuk Mendukung Sektor Makanan dan Minuman Indonesia

Sep 16, 2022

Projecting the long-run impact of an economic reform: the case of the Indonesian Omnibus Law

My presentation at GTAP Conference. In this paper, we project the long-run impact of improving Indonesian investment climate via the Omnibus Law. We observe the need for the government to commit to a current account deficit to ensure efficient capital allocation and smooth economic transition. With efficient capital allocation, smooth transition toward manufacturing can be achieved before 2045, which is in line with the Indonesian development plan.

Sep 16, 2022

Di balik bungkus: mengenal rantai pasok global di industri pangan Indonesia
Di balik bungkus: mengenal rantai pasok global di industri pangan Indonesia

Event ini ditujukan untuk membagi sedikit pengetahuan tentang rantai pasok global dan perannya menumbuhkan industri makanan dan minuman di Indonesia.

Sep 16, 2022

Global Value Chain Impact on Indonesia’s Economy and the Way to Make It More Resilient

Sep 15, 2022

Resensi buku "How the World Become Rich: the Historical Origins of Economic Growth"

Saya barusan aja beres baca buku How the World Become Rich: the Historical Origins of Economic Growth. Buku ini ditulis oleh dua economic historian yang sangat mumpuni di bidangnya. Buku ini membahas tentang bagaimana dunia ini menjadi sejahtera. Bahwa secara umum, progres umat manusia ini sangat luar biasa. Orang termiskin di bumi saat ini bahkan lebih punya standar hidup yang lebih baik daripada orang terkaya jaman medieval dulu. Contohnya, banyak penyakit yang membunuh bangsawan jaman dulu sudah ada treatmentnya zaman sekarang. Tentu tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada kemiskinan yang harus dientaskan, dan Koyama & Rubin mengatakan bahwa belajar dari sejarah dapat menawarkan solusi mensejahterakan dunia ini lebih jauh lagi ke depannya.

Agu 19, 2022