Tempo hari, saya diundang oleh kolega saya Ibu Deasy Pane dari Bappenas untuk ngobrol-ngobrol tentang trade. Tentu saja via zoom. Hadir juga rekan saya Donny dan Mas Chandra.
Pada kesempatan tersebut, kolega Bu Deasy dari Bappenas bertanya soal dinamika tariff. Memang ekspor dan impor Indonesia cenderung volatil jika kita melihat hanya manufaktur saja. Bisa jadi ini gara-gara terjadi perubahan pola proteksionisme terhadap industri di Indonesia, setidaknya di sektor manufaktur. Secara umum, proteksionisme Indonesia memang mulai menurun sejak krisis 98 jika kita bicara soal tariff. Namun dinamika proteksionisme memang agak berubah ketika commodity boom dimulai. Meski NTM mungkin memainkan peranan yang lebih tinggi di periode boom komoditas, tapi ada baiknya kita lihat kembali dinamika tariff sejak krisis 98.
Postingan ini adalah update ekspor dan impor barang-barang terkait COVID-19 di Indonesia. Saya sempat presentasi tentang kebijakan perdagangan Indonesia di awal COVID-19 di acara global seminar ANU Indonesia Project. Saya menggunakan data ekspor impor bulanan sampai bulan Maret dengan klasifikasi WHO/WCO revisi 2.
Pasar financial Indonesia sering dikatakan masih dangkal dan sederhana. Perbankan masih memainkan peranan yang sangat penting dan proporsi consumer banking-nya masih tinggi. Karena itu, peran investasi asing menjadi semakin penting bagi program-program Pemerintah Indonesia. Pembangunan infrastruktur dan penyamaan harga bensin dibiayai dengan utang BUMN. Pemerintah juga sering menyampaikan pentingnya Penanaman Modal Asing (PMA) untuk meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan investasi asing tentu saja akan memberi tekanan ke neraca pembayaran.
Pagi ini, seperti biasa, saya menyiapkan sarapan dan mencuci piring yang semalam saya tidak cuci sambil mendengarkan podcast. Salah satu podcast yang hari ini saya dengar adalah Babbage di google podcast. Salah satu yang bikin penasaran adalah penurunan tingkat kematian.
Salah satu masalah di IV adalah ‘weak instrument’, yang dapat membuat regresi anda bisa jadi lebih buruk daripada OLS. Postingan ini mencoba mendemonstrasikannya dengan data hasi generasi pakai R
Makan siang ketoprak memberikan pencerahan tentang kebijakan substitusi impor
Just recently I finished a book titled The Gene: an Intimate History by Siddharta Mukherjee. The book started by a touching stories about Dr. Mukherjee and his family history, that his gene is ’tainted’ by abnormality. He has several family members with unusual mental conditions, and that may be printed in his gene as well.
In this post, I addressed the only problem I had with migrating to hugo which is equation labeling
A couple of month ago, I just learned from a professor from my course about the new gravity dataset made by the United States International Trade Commission (USITC). Turns out, the USITC has not only a gravity dataset, but a dedicated page called “gravity portal” which contain some other data and software related to gravity estimation. And boy how excited I was when I just learned that they have made a python package to run a PPLM regression.
Postingan ini khusus buat contekan belajaran waktu nyoba-nyoba. Akan coba dibagi berdasarkan program. Contekan ini akan diupdate terus sambil saya belajaran.